Torehan History Instrumen Perkusi Rebana

Torehan History Instrumen Perkusi Rebana

Oleh: Muhammad Qorib Hamdani

Konspirasi nada rebana, mengalun dan menggema berselimut shalawat dan doa pada Nabi Muhammad Saw. Terharu menahan pilu yang tersendu dengan benalu, tepukan sang pesarung dengan rebana yang mengalun menahan rindu.

Sejarah melukis kisah bagaimana rebana diciptakan. Disuatu majelis sholawat yang penuh dengan pilu karena merindu pada Nabi Muhammad Saw selalu mengahdirkan nada dan musik (sholawat) yang indah. Para pemukul sejati dan vokal adalah hiburan yang penting bagi mereka yang duduk di majelis tersebut.

Sejarah merupakan suatu yang sangat penting bagi kehidupan, tanpa sejarah kita tidak akan tercipta, dan juga sejarah yang bisa membuat kita berpikir dan bekerja untuk dirubah menjadi yang lebih baik. Bagaimana rebana diciptakan? Dimana ia diciptakan? Apa yang membuat dia ada? Entahlah ada beberapa pertanyaan lagi mengenai sejarah rebana.

(Baca juga: Kasih Yang Salah)

Sebelum mengeksplor sejarah rebana, penulis terlebih dahulu ingin membahas rebana secara umum, agar memudahkan para pembaca untuk membaca sejarah rebana! Rebana merupakan suatu alat yang bisa menghasilkan nada yang indah. Alat ini sering kali digunakan dalam majelis sholawat yang ditabuh oleh pemain. Ciri-ciri rebana ini adalah gendang pipih khas Melayu, yang terbuat dari bingkai dan kulit yang menjadi komponen penting.

Nada yang dihasilkan oleh rebana ini cukup indah, dengan nada indah itulah dalam majelis sholawat mereka sering kali digunakan. Dalam majelis sholawat yang menggunakan rebana ini biasanya disertai dengan sholawat dan doa karena majelis ini merupakan majelis pengagum dan pecinta Nabi Muhammad.

(Baca juga: Merpati, Kertas Abu-abu dan Seponggak Rasa Cinta)

Alat musik ini merupaka alat tradisional yang bukan murni dari Indonesia, akan tetapi rebana ini dibawa oleh negara Timur Tengah dan disebarkan di daerah Bangka Belitung. Bukan hanya ada di beberapa negara saja, akan tetapi banyak dari negara-negara yang memiliki rebana akan tetapi dengan bentuk dan nama yang berbeda-beda, akan tetapi dari kegunaan fungsional sama yaitu instrumen perkusi pengatur ritme lagu.

(Baca juga: Mengapa Tidak Berputar Ke Kiri Saja?)

Instrument music yang hampir sama dengan rebana awalnya dari Negara Timur Tengah lalu ke Eropa pada abad pertengahan. Ketika sampai di Negara Eropa, alat perkusi ini digunakan dalam bentuk opera dan balet. Alhasil dengan itulah alat perkusi ini banyak digemari oleh masyrakat. Terutama pada perkembangan musik di sepanjang abad 18 sampai 19.

Itulah sekilas pengeksploran historis tentang rebana, mulai dari kisah dimana rebana diciptakan, siapa yang menyebarkan, dan lainnya mengenai rebana.

Penulis merupakan siswa MA Unggulan Nuris yang menjalankan PAM (Program Abdi Masyarakat) di Pesantren Darul Hidayah, Gambirono Bangsal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *