Perbedaan Dunia Maya dan Dunia Nyata

Perbedaan Dunia Maya dan Dunia Nyata

Oleh: Muhammad Farhan

IX

Mereka mementingkan dunia maya, hingga lupa dalam dunia nyata. Mengahmpiri semua foto yang terpampang di medsos, lalu berkomentar untuk mendapatkan sebuah apresiasi dari orang lain. Merelakan diri dengan kebutuhan demi kecintaan pada dunia maya.

Sebuah realita selalu berkata jujur pada seseorang, namun pada zaman sekarang dia sudah mempunyai kembaran zaman yang tak sejalan dengan alurnya, itulah zaman milenial (dunia maya). Membedakan komponen tersebut dengan makna yang jauh berbeda, dia menggunakan manusia sebagai sasaran untuk meringkus ke dalamnya, sedangkan realita tidak mengekang manusia untuk sejalan, akan tetapi bisa memilih apakah dia ingin menggunakan jalan alternatif ataupun tidak.

(Baca juga: Prespektif Ta’lim Tentang Penyebab Lupa)

Seseorang rela mengorbankan harta bukan hanya harta, seseorang juga rela mengorbankan jatidirinya tanpa memikirkan privasinya.merka tidak apa apa mengumbar jati dirinya meskipun kepada orang yg tidak dia kenal.biasanya foto mereka di edit sedemi kian rupa hingga tak terlihat muka aslinya demi mendapat kan tanda hati jempol dan sebagai nya. Memang benar bila kita masuk kepada dunia modern hari demi hari kita lewati dengan tidak terasa hingga kita lupa pada kewajiban umat islam, hanya demi mendapatkan tanda hati demi orang lain yg tak di kenal.

(Baca juga: Merpati, Kertas Abu-abu dan Seponggak Rasa Cinta)

Jika boleh bertanya kepada diri sendiri untuk apa kita menebar pesona dan memberikan kata kata mutiara untuk orang yg tidak dikenal, apa kita ingin menunjukkan harta yg kita miliki dan ingin memamerkan wajah yg kita miliki, agar kita dikenal sebagai orang yg kaya atau yg cantik dan tampan, ingat semua yg kita miliki akan kembali kepada tuhan karna semua yg kita miliki itu adalah milik tuhan, demi metsos kita lupa dengan apa yg telah tuhan perintah kan bukan hanya perintah tuhan yg kita lupakan hingga kewajiban kita ditinggal.

Penulis merupakan siswa kelas IX Islam SMP Darul Hidayah Bangsal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *